PERINGATAN ISRA MI RAJ NABI MUHAMMAD SAW 1442 HIJRIAH

RISKA EMELIYA | 17 Maret 2021 15:18:19 | Berita Desa | 33 Kali

    

Berakit - Pemerintah Desa Berakit menggelar acara Peringatan Isra Mi' Raj Nabi Muhammad Saw 1442 Hijriah di perpustakaan "Harapan Desa" Desa Berakit yang terletak di Jl. Bathin Muhammad Ali, Teluk Asah RT.005/RW.003 Dusun II Desa Berakit, Selasa (16/03-2021).

Acara peringata isra mi' raj Nabi Muhammad Saw dimulai Ba'da Isya dan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an.  Mengingat saat ini masih dalam pandemi Corona Virus Disease (COVID-10) maka acara tersebut dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (PROKES).  

Bapak Muhammad Adnan selaku Kepala Desa Berakit turut hadir dalam sambutannya, ia mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Desa Berakit yang telah hadir dan hingga saat ini masih tetap mematuhi protokol kesehatan (PROKES). Selain Dari itu, beliau juga mengajak kepada seluruh Masyarakat Desa Berakit yang hadir untuk senantiasa selalu menjalin tali silaturahmi, memperkuat rasa persatuan dan saling menghormati. 

Puncak dari acara peringatan Isra Mi' Raj tersebut adalah Siraman Rohani. Siraman Rohani ini diisi oleh Ustad Nur Arifin Syah, dalam ceramahnya Ustad Nur Arifin Syah banyak menyampaikan tentang Perjalanan Nabi Muhammad Saw, Melaksanakan Shalat 5 Waktu, selalu membesarkan Allah SWT karena tiada tuhan selain allah. 

Kisah Isra dan Mi' raj Nabi Muhammad saw. terjadi dalam satu malam. Isra dan Mi' raj ini umum diperingati umat Islam setiap 27 Rajab yang tahun ini bertepatan dengan Kamis, 11 Maret 2021. Terdapat serangkaian peristiwa yang dialami Rasulullah sepanjang malam tersebut, termasuk menerima perintah salat 5 waktu.

Peristiwa Isra dan Mi' raj yang dialami Nabi Muhammad saw. dilukiskan dalam Surah al-Isra:1, "Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari masjidil haram ke masjidil aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat."

Isra' yang bermakna perjalanan malam adalah peristiwa ketika Nabi Muhammad saw. berangkat dari Ka'bah di Makkah ke Baitul Maqdis di Yerusalam. Jarak Makkah ke Yerusalem sekitar 1.239 kilometer yang pada sekitar 621 Masehi normalnya ditempuh dengan perjalanan kuda atau unta sekitar sebulan. Namun, Nabi Muhammad saw. mencapainya hanya dalam semalam.

Sementara itu, mi' raj, kenaikan, adalah peristiwa saat Nabi Muhammad dari Baitul Maqdis di Yerusalem ke Sidratul Muntaha, melewati 7 langit.

Nabi akhirnya tiba di Sidratul-Muntaha, yang merupakan simbol puncak pengetahuan yang paling mungkin dicapai makhluk. Dalam Surah an-Najm:17, digambarkan, "Penglihatannya (Muhammad) tidak menyimpang dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya".

Nabi Muhammad saw. menerima perintah shalat dari Allah untuk umat Islam. Awalnya, jumlahnya 50 kali sehari. Namun, setiap kali Rasulullah turun, Nabi Musa mengingatkan beliau bahwa jumlah tersebut terlalu besar. Nabi diminta meminta keringanan, hingga tersisa 5 rakaat sehari semalam, dan beliau malu untuk memohon lebih sedikit lagi.

Semoga dengan pelaksanaan peringatan isra mi raj ini dapat mengingatkan kita pada tuntunan yang diajarkan Nabi Muhammad Saw, sehingga menjadikan kita pribadi yang sholeh dan sholeha secara rohani dan sosial. Semoga kita senantiasa mendapat syafa’at beliau, amin amin yarabbal ‘alamin.

 

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)

Nama
No. HP
Alamat e-mail
Komentar
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 

Aparatur Desa

Back Next

Peta Desa

Wilayah Desa

Sinergi Program

PRODESKEL
EPDESKEL
SIPBM

Info Media Sosial

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung