• JL. BATHIN MUHAMMAD ALI, TELUK ASAH RT.005RW.003

SEJARAH DESA BERAKIT

24 Agustus 2020 RISKA EMELIYA Dibaca 61 Kali

 


1. Sejarah Desa Berakit

Pada Zaman dahulu kala sebelum tahun 1908 Desa Berakit ini sudah ada penghuninya yakni Bangsa Cina, yang hal ini terlihat dari bukti Peninggalan-Peninggalan Bangsa Cina yang ada berupa tanah dan kebun karet, pembuatan gambur dan kapur serta pecahan keramik kuno cina, tempayan dan kuburan-kuburan cina lainnya. 

Setelah masuk tahun 1908 baru ada suku melayu yang menggunakan perahu (Sampan) yang datang dari Lingga dan Dabo Singkep, mereka datang untuk mengembangkan budaya melayu dan adat istiadat  melayu, sehubungan dengan hal tersebut diatas mereka lalu mendarat dipantai (Berakit) yang pada waktu itu belum diberi nama. Mereka mulai merintis daerah tersebut untuk mencari sumber penghidupan dan lama kelamaan mereka mendiami pulau tesebut (Berakit) hingga memperoleh keturunan. Setalah itu mereka mulai menebang hutan untuk dijadikan lahan pertanian kebun kelapa. 

Dari hasil kajian yang mereka dapatkan setelah mendiami pulau tersebut mereka mulai memberi nama berdasarkan pulau-pulau yang ada disekitar pulau tersebut hingga mereka menamakan dengan Berakit.
Setelah Belanda mulai menduduki Kota Tanjungpinang maka perubahan ekonomi masyarakat mulai membaik dengan adanya penjualan barang yang dibebaskan keluar negeri seperti hasil Pertanian (Kelapa). masa itu Berakit mulai membangun rumah-rumah dari hasil penjualan Kelapa. 

Pada tahun 1911 Bangsa Brithis (Inggris) mulai membangun menara mercusuar yang dikenal dengan sebutan menara lampu yang gunanya untuk mempermudah kapal-kapal Hindia Belanda uintuk berlayar menuju Selat Malaka. Menara ini pun digunakan masyarakat sebagai salah satu objek wisata pada saat itu. 
Sekitar tahun 1925 dimana Tentara Jepun (Jepang) mulai masuk kwilayah Kepualan Riau hingga semenanjung tanah Malaya (Malaysia). Pada waktu itu, para pemuda mulai direkrut untuk menjadi Tentaea Jepang yang dikenal dengan sebutan (EHO) guna untuk menjajah Blok Asia. 

Setelah Tentara Sekutu kalah dalam pertempuran dan semenjak itu daerah Kepulauan Riau mulai Berkembang hingga membentuk sebuah perkumpulan Kampong yang disebut dengan Kepala Kampong. 
Dan sebutan itu mulai berubah setelah Era Orde Baru hingga yang dinamakan Sebagai Penghulu lalu dirubah dinamakan dengan Kepala Desa (Kades) hingga Desa Berakit Semakin berubah, pembangunan semakin meningkat, dan kehidupan masyarakat mulai membaik dibandingkan dengan Era sebelumnya. 

2. Sejarah Kepemimpinan Desa Berakit  

  1.     Bathin Muhammad Ali (Kepala Kampong Era Belanda)
  2.     Bathin Haji Aman (Kepala Kampong Era Belanda)
  3.     H. Akim (Kepala Kampong/Penhulu)
  4.     Zainuddin (Penghulu setelah merdeka)
  5.     H. Salam (Penghulu Setelah Merdeka)
  6.     Abd. Latif Abubakar (Kepala Desa Orde Baru)
  7.     M. Nazar Talibek ( Dari Tahun 2003 Hingga TAhun 2014)
  8.     Muhammad Adnan (Tahun 2016 Sampai Saat ini)
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)
Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)
CAPTCHA Image
Isikan kode di gambar